Minggu, 10 November 2013
Jumat, 08 November 2013
"Hidup itu indah,untuk itu kita harus menjaga keindahan hidup yang telah diberikan Allah SWT untuk kita" my opinion
Rabu, 30 Oktober 2013
Senin, 28 Oktober 2013
Senin, 21 Oktober 2013
Kamis, 17 Oktober 2013
Si Bodoh Yang Sukses
Peristiwa
ini menimpa sejumlah siswa yang memiliki karakter yang berbeda,ada yang pintar
tapi sombong,ada juga yang pintar tapi baik hati,ada juga yang kemampuannya
sedang yang merupakan sahabat dekat dari “Si Bodoh”.
Si
bodoh ini bernama Zaki,walaupun dia sering kali dihina oleh teman
sekelasnya,karena dia itu begitu bodoh,namun apa yang terjadi,pada akhirnya si
bodoh ini mampu mengalahkan teman sekelasnya yang lebih pintar darinya,pada
saat pembagian nilai hasil ulangan, dia mendapat nilai yang tertinggi diantara
temen-teman sekelasnya.
Berikut
jalan ceritanya tentang seorang yang begitu bodoh namun mampu menjadi siswa yang
prestasinya sangat membanggakan.
Suasana
kelas yang begitu menegangkan karena akan diadakannya ulangan harian Fisika oleh Ibu Sari,Ibu Sari adalah
alah seorang guru yang patut dicontoh karena kedisiplinan dan kecerdasannya.
Sebelum ibu Sari datang menuju keruang kelas, para siswa ini berbincang-bincang
dengan teman sebangkunya:
Zaki: Doni,apa yang kamu lakukan di depan Lapangan
Nasional tadi malam itu?
Doni
:Ooo,tadi malam itu,aku lagi nonton pertandingan basket antara kelas XI.IPA 1
melawan kelas XI.IPA 2.
Zaki:Seru
tidak?
Doni
:Sangat seru!,kenapa kamu tidak ikut nonton juga tadi malam?.
Zaki:Maaf
aku tidak bisa, soalnya aku lagi sibuk
tadi malam itu.
Doni
:Sibuk ngapain?
Zaki:Aku
membantu bibiku jual buah-buahan di
taman,tadi malam.
(kemudian Pani dan Ria datang mengahampiri
Zaki dan Doni yang sedang
berbincang-bincang di tempat duduk mereka).
Pani:Doni,sudah
nggak kamu belajar Fisika tadi malam?
Doni:Sudah.
Zaki:Apakah
benar kita ulangan harian Fisika sekarang,Doni?
Doni :Ya,sudah kamu belajar Zaki?
Zaki:Astagfirullah
Alaziim,tidak pernah saya belajar tadi malam.Bagaimana ini,pasti saya tidak
bisa jawab soal ulangan nantinya yang diberikan sama ibu guru.(Zaki sangat gelisah dan begitu cemas)
Pani:Kamu
zaki,belajar atau tidak,tetap saja kamu tidak
akan bisa jawab soal ulangan,karena kamu itu sekali bodoh,tetap saja
bodoh.(Pani mengatakannya sambil tertawa)
Ria:Jangan
berkata seperti itu Pani,kasihan si Zaki,seharusnya kita itu memberikan
motivasi kepada dia,agar dia bisa
merubah kemampuannya itu,jangan kita hina ataupun menyakiti perasaanya,kalau
kita hina teman kita,dia akan merasa tersakiti dan merasa bahwa dirinya adalah
orang yang tidak dibutuhkan.
Pani:Jangan
ceramahi saya Ria
Ria:
Bukannya saya menceramahi kamu,tapi saya cuma menasehati kamu agar tidak
selamanya menghina si Zaki.
Zaki:Sudah-sudah,saya
sadar diri kok,memang saya itu dari
dulu dikatakan sebagai orang yang
bodoh,tapi saya akan terus berusaha agar saya menjadi orang yang pintar.
Pani:Alahhh
mustahil itu.(Kata pani sambil tersenyum
sinis)
Ria:Jangan
berkata seperti itu Pani.
Pani:Ya,ya.(sambil
mengelak)
(Ibu
Saripun masuk ke ruangan )
Ibu
sari:Anak-anak sekarang kita akan ulangan,siapkan kertas kalian!!!
tidak ada buku lain di atas meja .
siswa:Ya
bu………(kecuali zaki )
ibu
sari: Kamu kenapa zaki,kok diam saja?
sudah siap
ulangan tidak? (sambil menghampiri si
Zaki)
Zaki: Tidak ada apa-apa bu,insyaallah siap.
Pani:
Ahh….bilang aja nggak siap.(sambil
mengejek si Zaki)
Ibu
sari: Sudah-sudah.Pani jangan kamu berkata begitu terhadap Zaki.
(Ibu
Saripun langsung membagikan naskah soal kepada siswa,dan mulailah mereka mengerjakkannyya.
1 jam berlalu,para siswapun mengumpulkan lembar jawaban kepada ibu sari.Ibu
Sari pun keluar dari ruangan dan mereka
mulai membicrakan tentang soal ulangan harian tadi)
Zaki:Doni,bagaiman
soal ulangan tadi?
Doni:
Alhamdulillah,tidak terlalu sulit,tapi ada beberapa nomer yang sulit,kalau
menurut kamu Zaki?
(Pani tiba-tiba menjawab pertanyaannya
Doni)
Pani:
Jangan Tanya dia ,pasti dia akan jawab
sanngat sulit,Karena dia itu kan bodoh,(sambil tertawa)
Doni:
Bisa nggak kamu jaga omonganmu itu?(dengan
ekspresi sedikit marah)
Pani:Emang
kenyataanya kaya gitu kan.
Zaki:Memang saya itu bodoh,tapi saya
janji dalam 1 miinggu ini saya akan buktikan bahwa
saya itu bisa memperoleh nilai
yang tertinggi.
Doni:Udah zaki,jangan dengarkan
dia,lebih baik kita pergi saja yuuk!
(Zaki dan Donipun pergi meninggalkan pani).
(Dua hari kemudian,Ibu Sari membacakan hasil ulangann
fisika kepada mereka,dan ternyata yang mendapat nilai tertinnggi adalah Pni dan yang mendapat nilai terendah
adalah Zaki).
Pani:
Yes…..,aku yang mendapatt nilaii tertinggi.
(Zaki
yang mendapatlkan nilai terendah,menatap hasil ulangan hariannya sambil
menunduukan kepala,Donipun datang menghampirinya)
Doni:Yang
sabar ya Zaki,masih ada kesempatan umtuk memperbbaiki nilaimu Zaki,asalkan kamu
mau lebih giat belajar lagi kamu pasti bisa kok mendappat nilai yang bagus..
Zaki:Ya
Don,terima kasih atas sarannya doni,baiklah mulai hari ini saya akan merubah diri saya,saya
akan lebih giat lagi belajar gara nilai saya nantinya dapat menjadi lebih baik
ddari yang sebelumnya.
(Bel pulang pun berbunyi)
Zaki:Sudah
bel pulang Don, ayo kita pulang doni!
Doni: Ayo..
(setelah
hari itu Zaki merubah kebiasaannya,Zaki yang dulu malas berubah menjadi
rajin,Zaki yang dulu malas baca buku,sekarang bukulah yang menjadi teman dekatnya).
Kemudian
pada suatu hari ketika akan diadakannya ulagan fisika.
Doni:Sudah
kamu belajar Zaki?
Zaki:
Alhamdulillah,sudah kalau kamu Doni?
Doni:Ya,saya
juga sudah belajar tadi malam.
Ibu saripun masuk ke ruanngan
Ibu
Sari: Apa kalian semua sudah
siap,mengikuti ulangan harian ini?
Semua
siswa menjawab siap untuk mengikuti ulangan harian,dan ibu Saripun langsung membagikan naskah soal uulangan kepada mereka semua.merekapun langsung mengerjakan
soalnya dengan penuh semangat.1 jam berlalu,menandakan bahwa waktu sudah
habis,merekapunlangsung mengumpulkan jawaban mereka.
Doni:Bagaimana
Zaki,bisa kamu jawab soal yang tadi itu?
Zaki:Alhmmdulillah,saya
bisa menjawabnya,kalau kamu Doni?
Doni:Bisa
sih,tapi ada beberapa nomer yang belum saya selesaikan tadi,kalau kamu Zaki,bsa
kamu jawab semuanya.
Zaki:Alhamdulilllh
saya bisa,berkat motivasi yang kemarin
kamu berikan kepada saya itu,membuat hati saya tergugah untuk mulai mebiasakan diri untuk rajin
belajar.
Pani:Ahh……omonggannya
aja yang banyak,tapi tidak berisi otaknya.
Doni:Jangan
kamu selalu menghina Zaki,apakah kau itu tidak pernah menilai diirimu sendiri.
Pani:
Sudah dong,aku itu kan pintar.
(Ketika
bu sari selesai memeriksa hasi ulangan mereka,ibu Saripin langgsung membacakan
hasilnnya,dan ternyata keadaan
berbalik,Zaki yang kemarin mendapat nilai terendah sekarang dia yang
mendapatakan nilai yang tertingggi,dan si Pani yang kemarin mendapat nilai tertinggi sekarang ,mendapat nilai terendah)
Ibu
Sari: Selamat ya Zakii,kamu memeperoleh
nilai yang terttinggi untuk ulangan hari
ini,selamat ya Zaki
Zaki:
Terima kasih bu buru.(sambil tersenyum bahagia)
Ria:Itu
lihat orang yang selama ini kamu hina sekarang mampu mendapatkan nilai yang tertinggi.
Pani
:Jangan bahas hal itu lagi(mengatakannya
sambil meremas hasil ulangannya)
Ria:
Untuk itu,jangan sekali-kali kita itu
menghina orang,dan janganlah kita
mengkoreksi orang lain kalau belum kita
koreksi diri kita sendiri.
Pani: Ya Ria,sekarang aku menyadari
kesalahanku,terima kkasih Ria atas
sarannya!(Pani merenungi keasalahannya)
Ria:
Sama-sama memang itulah peranannya seorang teman.
(Pani menghampiri Zaki,dia rencananya mau minta maaf kepada Zaki)
Pani:
Zaki,maukah kamu memaafkan keslahanku yang kemarin-kemarin itu?
Zaki: Tentu
saja,sebelum kamu minta maaf,saya sudah ,memaafkan kamu.
Pani: Terima
kasih banyak Zaki,memang kamu itu adalah teman yang sangat baik..
Zaki:
Ahh…..kamu itu bisa
saja,,nggommong-ngomong waktu sudah menunjukkan jam pullang nih,ayo kiita
pulang teman-teman!
Doni,Pani,dan Ria:ayo!
karya: Amiruzumaki-rider
Langganan:
Postingan (Atom)






